Tentang
Ketakutan yang Tidak Perlu Berteriak
Kami mengumpulkan cerita horor berbahasa Indonesia yang bekerja pelan: cerita yang baru terasa dua jam setelah dibaca, ketika rumah sudah sunyi dan lampu koridor sudah dimatikan.
Apa yang kami kumpulkan
Tiga jenis cerita. Kisah Nyata — apa yang dialami orang di kampung, di jalan pulang, di kantor yang denahnya tidak lengkap. Kisah Horror Gunung — yang terjadi di atas batas vegetasi, ketika kabut turun dan rombongan mulai menghitung anggotanya. Kisah Horror Rumah — bangunan yang menyimpan lebih banyak penghuni daripada yang tercatat di suratnya.
Apa yang tidak akan kamu temukan
- Suara yang menyala sendiri saat halaman dibuka.
- Gambar yang melompat ke layar untuk mengagetkan.
- Darah sebagai pengganti ketegangan.
Rasa takut yang kami cari datang dari jeda, dari kalimat terakhir yang terlalu tenang, dan dari detail kecil yang baru terasa salah setelah dibaca dua kali.
Tentang tingkat kengerian
Setiap cerita diberi penanda satu sampai lima. Angka itu bukan janji, hanya peringatan sopan. Satu berarti kamu masih bisa tidur setelahnya. Lima berarti sebaiknya kamu tidak membacanya sendirian menjelang subuh.
Kiriman naskah
Arsip ini terbuka untuk penulis berbahasa Indonesia. Kirim naskah tiga sampai lima paragraf, tanpa jumpscare, tanpa huruf kapital berlebihan. Kami membaca semuanya, meski tidak selalu cepat.
Kirim naskah Hubungi lewat WhatsAppDisclaimer
Cerita yang disajikan di situs ini berdasarkan kisah nyata dan pengalaman yang pernah terjadi. Namun, demi menjaga privasi serta kerahasiaan pihak-pihak terkait, seluruh nama, lokasi, identitas, dan beberapa detail kejadian telah diubah atau disamarkan. Segala kemiripan dengan nama, tempat, atau peristiwa tertentu merupakan bagian dari proses adaptasi dan tidak dimaksudkan untuk mengungkap identitas asli pihak mana pun.